GELANDANGAN DAN PENGEMIS

Emperan pertokoan di Jalan Nyi Raja Permas, Kota Bogor Pukul  04.00 WIB

Pekerja yang  biasa menggunakan jasa KRL bergegas begitu turun dari angkot dan mempercepat langkah berlomba untuk mendapatkan tempat duduk. Udara  sekitar stasiun sangat dingin, namun tak menyurutkannya. Stasiun Bogor mulai ramai.

Pemandangan sangat mencolok pada emperan toko, sekaligus menjadi jalan menuju stasiun. Beberapa gerombol anak-anak tidur beralaskan kertas koran, karung plastik atau bahkan tanpa alas sama sekali. Mereka meringkuk dengan nikmatnya melepas lelah. Bahkan, banyak juga yang melangkahi tidur mereka.

Kupertajam pandanganku pada beberapa sosok yang sedang tidur. Darahku mengalir kencang. Telapak kaki hitam, pakaian lusuh, muka penuh debu, rambut awut-awutan. Oooo … mereka yang biasa ngamen dan ‘volunteer’ kebersihan gerbong.
Sejenak kutangkap pandangan salah satu dari mereka dengan seksama… Ada anak umur 6 tahun, seumuran dengan anakku yang kedua. Betapa berdosanya orang tua yang dengan sengaja menelantarkan ‘amanah’ dari Sang Pencipta.
Sungguh pemandangan yang memilukan.

Sejenak kubenamkan lamunanku dalam tidurnya. Andai aku jadi mereka…, sungguh sebuah kisah berat yang tak pernah kubayangkan. Hidup tanpa perlindungan dan kasih sayang dari orangtua. Pertanyaanku bertubi-tubi. Dimana Ibu dan Bapaknya? Apakah dia tak memiliki keluarga? Tiadakah yang pedulikan mereka?

Atau….. ini sengaja di kondisikan oleh orang tertentu dengan maksud tertentu untuk mendapatkan sesuatu atas mereka? … Aku tak kuasa untuk mencoba mengerti apa sebenarnya yang terjadi.

Jika pun boleh mereka boleh memilih, pasti dia tidak ingin hidup ‘liar’.
Terngiang dalam ingatanku waktu masih sekolah. Bukankah UUD 1945 Pasal 34 ayat 1, berbunyi:

“Fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara”

Kenyataanya?  Apa yang salah?

Sungguh ironis sebuah negara besar, kaya dengan sumber daya alam, sumber daya manusia tapi masih menelantarkan warganya.

Hai penguasa negeri ini, lihatlah dan perhatikanlah mereka.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: