KE PELABUHAN RATU LEWAT CIKIDANG

Bila anda touring bersama bikers, coba pilih jalan alternatif lewat Cikidang. Masuk dari pertigaan seberang Polsek Parung Kuda. Lewat jalan ini Lebih cepat, lebih sepi, pemandangan indah, jalan berkelok kadang naik turun di bandingkan jika anda melewati jalan Cibadak. Bahkan ada bagian  jalan ini yang memutar atau kalau saya bilang putaran sekrup.
Jangan heran bila melewati jalan ini anda akan menemui ratusan hingga mendekati ribuan hektar kebun kelapa sawit, dan beberapa hektar kebun teh peninggalan kolonial Belanda yang masih terawat dengan baik hingga kini.

Waktu tempuh dari Kota Bogor sekitar 2-3 jam dengan kecepatan sedang. Sebelum berangkat anda wajib mempersiapkan motor dalam kondisi prima,karena bila tidak akan mengganggu kenyamanan di jalan. Jangan lupa isi penuh tangki motor anda di sekitar Parung Kuda. Jangan sampai di jalan ini anda kehabisan bahan bakar, karena tidak ada SPBU. Kalau ada bahan bakar eceran, itu juga jauh.

Nah setelah anda tiba, nikmati keindahan pantai ini sambil istirahat.

Pantai ini terkenal indah dan sangat layak kita kunjungi. Selain indah, pantai ini memiliki kelebihan di banding pantai lain di Indonesia. Sekitar pantai rimbun oleh berbagi jenis pepohonan. Di bibir pantai juga banyak tempat restoran yang nyaman, dari yang murah sampai mahal. Tinggal pilih!

*****

Pantai Pelabuhan Ratu memiliki ombak yang sangat kuat, sebab itu berbahaya bagi perenang pantai.

Misteri Nyai Roro Kidul masih menjadi sesuatu yang menarik untuk diketahui masyarakat. Meski ceritanya masih simpang siur, tetapi tak sedikit masyarakat yang mempercayai kebenaran cerita itu. Namun, bagi para nelayan, misteri Nyai Roro Kidul telah menjadi bagian hidup yang turun-temurun dan membudaya.

Tebing-tebing yang menjorok ke pantai diakibatkan karena aliran lava yang berhenti di sini. Konon, salah satu tebing tersebut merupakan tempat Nyai Roro Kidul menceburkan diri ke laut. Alasannya frustasi menghadapi penyakit yang diderita. Ia pun lalu menjelma jadi Ratu Laut Selatan nan sakti mandraguna.
Salah satu bukit itu ada yang dikeramatkan warga lokal. Di sini, terdapat kompleks makam, satu di antaranya dipercaya sebagai makam Nyai Roro Kidul. Pada hari tertentu, makam ramai dikunjungi orang yang ingin menemui Nyai Roro Kidul.
Makam penguasa pantai selatan itu ada di ruangan khusus. Sebuah lukisan besar yang menggambarkan sosok Nyi Mas Ratu Dewi Roro Kidul menjadi penghias ruangan. Ruang ini sendiri didekorasi dengan dominasi warna merah. Di sebelahnya, terdapat makam Eyang Sanca Manggala, Eyang Jalah Mata Makuta dan Eyang Syeh Husni Ali.

Selain pantai Karang Hawu, ada beberapa lokasi lain yang ramai dikunjungi. Sebut saja, pantai Cibareno, Cimaja, Cibangban, Break Water, Citepus Kebon Kelapa dan Tanjo Resmi. Khusus pada pantai yang terakhir, kita bisa melihat istana peristirahatan Presiden pertama negara ini, Sukarno. Istana ini dibangun pada 1960 dan punya panorama yang amat bagus.

Di seputar Pelabuhan Ratu, paling tidak ada sembilan titik lokasi main surfing. Denny Komeng, pemuda lokal yang ikut keranjingan hobi ekstrem ini dengan tangkas menyebut satu per satu. Dari Batu Guram, Karang Sari, Samudra Beach, Cimaja, Karang Haji, Indicator, Sunset Beach, Ombak Tujuh sampai Ujung Genteng.

Untuk urusan penginapan, di sepanjang pantai banyak terdapat penginapan dengan harga beragam dari yang murah dengan fasilitas seadanya sampai hotel berbintang yang menyediakan fasilitas yang lebih memadai.

Atau anda bisa memilih Hotel Inna Samudra Beach yang juga tidak bisa di lepaskan dari banyak mitos yang berkembang di masyarakat sekitar bahkan di Jawa Barat dan Banten, karena hotel berbintang empat yang dahulu sering di kunjungi Presiden RI pertama ini memiliki satu kamar unik yaitu kamar 308 yang menurut cerita pernah di singgahi Nyai Roro Kidul.

Oh ya, bila anda menginap coba juga ikan bakar yang masih segar. Dekat terminal pelabuhan ratu terdapat tempat pelelangan ikan. Pilih jenis ikan yang anda suka, bisa anda bakar sendiri atau di bakar pada warung seafood sekitar TPI.

Bila anda tidak buru-buru, saat perjalanan pulang lewat Cikidang dan cuaca cerah, nikmati keindahan matahri tenggelam di areal perkebunan kelapa sawit. Lebih ajib jika sambil menikmati secangkir kopi atau teh panas.

Selamat menimati keindahan alam …

6 responses to this post.

  1. Pelabuhan Ratu
    AH kangen bakar ikan di sana

    Balas

  2. Ahaaa … ikan bakarnya asyik tuh … kapan-kapan ke sana bersama teman-teman blogor boleh juga tuh!

    Balas

  3. Posted by bayu citoy on 26/08/2010 at 11:17 am

    ayo habis lebaran ini ke plabuhan ratu rame2 sambil bw keluarga

    Balas

  4. bisa lebih detail arah jalannya??

    Balas

  5. Lewat CIKIDANG pastina atuch..nyaman n indah sampe ke pantai Pelabuhan Ratu smiliwir kena angin laut jeung pantaina GEULIS.
    ORANG MISKIN PASTINA KUDU “SEHAT” LAMUN MENGKONSUMSI “MAKARISO” SPIRIT HERBAL ANU DICIPTAKEUN KU PUTRA “ASLI” KAMPUS IPB DARMAGA, BOGOR.

    Hatur Nuhun Kang…..

    Wassalam,

    EDEN BASKARA MAKARIM

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: