PESAN PENDEK

Kadang aku bingung bila ada sms masuk ke inbox ponsel. Isinya disingkat, kata-kata yang di singkat tak lazim. Mbok ya kalau sms itu yang jelas. Kalau harus membuat singkatan yang umum agar sang penerima tak bingung dan lebih buruk lagi, sang penerima tak mengartikan berbeda. Misalnya :

“q br-br spi di jl ry bks, tg q ya”

Aku bingung, apa maksud sms itu,mungkin maksudnya: aku buru-buru sapi di jalan bekas, tanggung aku ya.
Kenapa sms tadi tak di tulis utuh bila maksud sms itu  :
aku buru-buru, baru sampai jalan raya bekasi, tunggu aku ya.

Pesan betu-betul pendek, namun bila tak tepat bisa salah mengartikan.

****

Walaupun karena layar kecil dan bermaksud menghemat karakter, menurutku singkatlah kata-kata yang ditulis dalam sms dengan lazim.

****
Yang menyedihkan lagi, masih banyak pengguna yang masih belum optimal menggunakannya. Sebagai contoh, seorang yang memiliki akun di situs jaringan pertemanan masih saja menggunakan singkatan dalam menulis status, komentar atau bahkan catatan. Padahal, bila pengguna tersebut sedikit saja berpikir sejenak, kenapa tulisan di situs tersebut mesti di singkat padahal layar dan kapasitas memorinya sangat besar, berbeda dengan layar ponsel yang kecil dan memori karakter terbatas dan per pengirimannya di kenakan biaya tertentu. Seyogyanya kebiasaan menulis pesan pendek di ponsel tak perlu di bawa dalam dunia tulis-menulis di jagad maya. Toh tersedia cukup tempat untuk menampung tulisan yang panjang. Seharusnya sebuah tulisan yang enak di baca, namun karena banyak tulisan yang di singkat kemudian membingungkan, yang fatal bahkan bisa berarti lain.

*****
Berkembangnya dunia dan perangkat komunikasi saat ini begitu dahsyat. Didalamnya tak lepas dari peran pengembang software dan hardware, dan tentu saja juga pengguna aplikasinya. Kejadian di suatu negara nan jauh di sana bisa dengan menyebar ke seluruh penjuru dunia hanya dalam hitungan detik. Dunia tanpa batas begitu kira-kira.
Sekali klik bad news dan good news bisa dengan cepat di ketahui.
Namun, masih banyak pengguna yang masih belum optimal menggunakannya. Sebagai contoh, seorang yang memiliki akun di situs jaringan pertemanan masih saja menggunakan singkatan dalam menulis status, komentar atau bahkan catatan. Padahal, bila pengguna tersebut sedikit saja berpikir sejenak, kenapa tulisan di situs tersebut mesti di singkat padahal layar dan kapasitas memorinya sangat besar. Seyogyanya kebiasaan menulis pesan pendek di ponsel tak perlu di bawa dalam dunia tulis-menulis di jagad maya. Toh tersedia cukup tempat untuk menampung tulisan yang panjang. Seharusnya sebuah tulisan yang enak di baca, namun karena banyak tulisan yang di singkat kemudian membingungkan, yang fatal bahkan bisa berarti lain.

Bagaimana menurut anda?

3 responses to this post.

  1. Waduh…paling males baca sms disingkat kayak gitu….kalo sampe diinterprestasi secara salah malah bisa berabe

    salam

    Balas

  2. pak thom, sama males karena jadi pusing … tapi ada penawarnya, lagu2 yang di favorit song panjenengan …
    terima kasih!

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: